Apakah gout itu ?

Gout adalah peradangan sendi yang disebabkan penumpukan kristal monosodium urat pada cairan sendi dan jaringan lain. Gout berhubungan erat dengan kadar urat di dalam darah yang tinggi, yang disebut hiperuricemia. Di dalam darah selalu ada asam urat, tetapi jika berlebihan maka tubuh akan kesulitan memetabolismenya sehingga menumpuk di sendi. Seseorang dikatakan hiperuricemia jika kadar urat darahnya lebih dari 7,0 mg/dl (416 µmol/L)

Mengapa kadar urat bisa tinggi?

Kadar urat darah bisa meningkat jika terjadi produksi yang berlebihan atau pembuangan melalui ginjal yang terganggu.

Apakah semua orang dengan hiperuricemia akan mengalami serangan gout?

Peningkatan kadar urat dalam darah tidak selalu menyebabkan seseorang terkena serangan gout. Sebuah studi kohort menyatakan hanya 22% subjek dengan kadar urat lebih dari 9,0 mg/dl akan mendapatkan serangan gout dalam 5 tahun. Gout lebih banyak menyerang pria, karena wanita dilindungi oleh hormone esterogen yang mencegah kenaikan asam urat. Insidensi gout tertinggi terjadi pada usia 30 – 45 tahun pada pria dan 55 – 70 tahun pada wanita (pada wanita usia menopouse).

Apa saja faktor risiko gout?

Beberapa hal yang dapat meningkatkan produksi urat dan mengganggu pembuangan urat di ginjal akan meningkatkan risiko serangan gout, yaitu :

  • Makanan tinggi purin
  • Konsumsi alkohol, softdrink dan tinggi fruktosa.
  • Obat-obatan: diuretik thiazid, siklosporin dan aspirin dosis rendah (<1 g per hari)
  • Genetik: gangguan metabolisme asam urat
  • Obesitas: pria dengan indeks massa tubuh ≥ 25 kg/m2 sangat berisiko terkena gout
  • Penyakit tertentu: sindrom metabolik, resistensi insulin, gangguan ginjal, hipertensi, gagal jantung, transplantasi organ.

Bagaimana cara mendeteksi penyakit gout?

Jika muncul benjolan atau rasa nyeri di sendi jangan abaikan dan segera periksa ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan.

  • Pemeriksaan fisik
  • Laboratorium
  • Rotgen
  • Pengambilan cairan sendi /cairan tophus jika diperlukan

Bagaimana gejalanya serangan gout?

Manifestasi serangan berupa nyeri hebat pada sendi, merah, bengkak dan terganggu geraknya. Kadang pasien sampai terbangun malam hari akibat nyerinya. Lebih dari 80% pada serangan pertama melibatkan hanya satu sendi, terutama pada anggota gerak bawah (ibu jari kaki, disebut podagra) atau pada lutut dan sendi lain. Selain itu bisa juga melibatkan lebih dari satu sendi, terjadi peradangan cairan sendi dan kapsul sendinya (tenosynovitis), peradangan pada jari-jari (dactylitis) atau selulitis.

Pengobatan apa yang akan dilakukan?

Pengobatan gout disesuaikan dengan fase serangan gout. Fase serangan gout meliputi akut, interkritikal dan kronis. Pemilihan obat berbeda berdasarkan pasien pada fase serangan apa, tetapi pada umumnya obat untuk gout meliputi:

  • Obat anti nyeri: antiinflamasi nonsteroid
  • Kolkisine
  • Glukokortikoid: tablet atau injeksi
  • Penurun asam urat
  • Diskusikan dengan dokter mengenai pilihan obatnya

 

Jika saya penderita gout bagaimana supaya tidak mudah kambuh?

Penderita gout dapat kambuh apabila keseimbangan kadar urat dalam sendi mengalami perubahan. Untuk mencegah kekambuhan diperlukan usaha untuk menjaga kadar asam urat dalam darah. Beberapa hal yang harus dilakukan:

  1. Hindari makanan tinggi purin: ekstrak daging (dendeng, abon), seafood, melinjo, jeroan
  2. Hindari alkohol, ragi (tape) dan softdrink
  3. Hindari fruktosa yang banyak pada minuman berpemanis
  4. Minum air putih yang cukup (8 gelas per hari)
  5. Menurunkan berat badan
  6. Hindari benturan pada sendi yang pernah terkena gout

 

Makanan dan buah apa yang dapat membantu menurunkan asam urat?

Beberapa penelitian menyatakan bahwa kopi, vitamin c, serta susu dan produk olahannya dapat membantu menurunkan asam urat. Beberapa buah-buahan juga dapat menurunkan asam urat serta mengurangi peradangan seperti sirsak (penghambat xantin oksidase, antinyeri, anti radang) dan pisang (tinggi kalium dan vitamin B6). Air putih akan membantu pembuangan asam urat melalui ginjal lebih optimal, juga buah yang mengandung banyak air (seperti melon, semangka, belimbing) akan membantu pembuangan urat tersebut.

 

Bagaimana diet seimbang untuk penderita gout?

Menurut American Medical Association, diet seimbang penderita gout secara garis besar adalah:

  • Banyak mengandung karbohidrat kompleks (gandum utuh, beras tumbuk, buah, sayuran), kurangi gula, permen, kue tart dan makanan bergula lain.
  • Rendah protein (15% dari total kalori dan sumber utama adalah kedelai, daging rendah lemak dan unggas)
  • Maksimal  30% kalori berasal dari lemak (hanya 10% yang boleh dari lemak hewani)

 

 

 

Komplikasi apa yang dapat terjadi pada penderita gout?

Peningkatan asam urat dalam darah yang terus menerus akan menyebabkan penumpukan kristal urat dan ginjal akan berusaha membuang kelebihan urat tersebut. Komplikasi yang dapat timbul adalah:

  1. Sendi: deformitas sendi, kekakuan dan kerusakan sendi
  2. Ginjal: batu ginjal, gagal ginjal
  3. Penyakit vaskular, jika hiperuricemia dan gout disertai penyakit tertentu seperti hipertensi, resistensi insulin, sindrom metabolic.