- anita on Hepatitis B
- putri on Perut bagian kanan tengah terasa mengganjal
- ami on Batu Ginjal
- sisilia balua on Hasil lab
- muhamad nur ram dani on Hasil lab
Apakah hepatitis B itu?
Hepatitis adalah istilah terjadi peradangan pada liver. Hepatitis B adalah peradangan liver yang disebabkan oleh Hepatitis B Virus (HBV). Seluruh dunia diperkirakan 300 juta orang merupakan karier (pembawa) hepatitis B, dengan infeksi baru 10-30 juta orang per tahun. Setiap tahun sekitar satu juta orang di dunia meninggal karena hepatitis B.
Bagaimana penularan hepatitis B?
HBV dapat ditularkan melalui darah dan produk darah, hubungan kelamin, penggunaan jarum suntik yang tercemar HBV serta penularan dari ibu yang menderita hepatitis B kepada bayinya saat proses kelahiran. Hepatitis cepat menyebar karena orang yang mengidap hepatitis B sering tidak menyadarinya, dan secara tidak sengaja menularkannya kepada orang lain yang kontak erat dengannya.
Bagaimana gejala hepatitis B?
Sebagian besar kasus hepatitis B tanpa gejala dalam beberapa tahun. Gejala kadang baru muncul jika sudah terjadi komplikasi seperti sirosis hati dan kanker hati. Hepatitis B akut mempunyai gejala mata kuning, kelemahan, rasa tidak nyaman di perut kanan atas, mual dan hilang nafsu makan. Hepatitis B akut bisa sembuh sempurna, tetapi sekitar 5% penderita dewasa akan menjadi karier hepatitis B dan hepatitis B kronis. Jika infeksi pada bayi baru lahir diperkirakan 90% akan menjadi kronis, sehingga sangat penting pemberian vaksin hepatitis B.
Apakah hepatits B kronis itu?
Jika virus tidak dapat dieliminasi secara sempurna maka dalam darah dan hati tetap terdapat virus, meskipun kadang tanpa disertai gejala apapun. Di seluruh dunia terdapat sekitar 400 juta manusia pengidap kronik hepatitis B. Problem pada hepatitis B kronik adalah terdapatnya kemungkinan untuk berkembang manjadi sirosis hati atau kanker hati beberapa tahun setelah terinfeksi, serta kemungkinan untuk tidak secara sengaja menularkannya kepada orang lain.
Bagaimana pencegahan terkena hepatitis B?
Pencegahan dengan pemberian vaksinasi hepatitis B baik pada bayi/anak-anak maupun dewasa. Sebelum divaksinasi perlu dilakukan pemeriksaan darah HbsAg, anti Hbs dan anti Hbc. Apabila seseorang telah divaksinasi tiap tahun akan mengalami penurunan kekebalan antibodi terhadap hepatitis B, tiap 3-5 tahun dapat dilakukan booster vaksinasi. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal tersebut.
Cek HbsAg dan anti Hbs sebelum anda melakukan vaksinasi hepatitis B
Apa pilihan terapi hepatitis B?
Pilihan terapi hepatitis B dapat Anda konsultasikan dengan dokter:
Penderita hepatitis B harus tetap optimis dan tetap dapat menjalani hidup dengan bahagia.
Saya adalah penderita hepatitis B, apa yang harus dilakukan?
Sebagai seorang penderita hepatitis B beberapa hal yang harus Anda jalani dan perhatikan adalah:

This post send by tiani Dokter nama saya Tiani usia 23 tahun, saya punya keluhan anyang-anyangan sakit perut bawah, lalu
Read moreThis post send by Nafis Khoirul Huda Selamat pagi dok, nama saya Nafis umur 22 tahun belum menikah. Begini dok,
Read moreThis post send by Rosadi Assalamualaikum…Dokter saya penderita high cholesterol dan asam urat yang sudah beberapa kali mengalami serangan dan
Read moreCopyright © 2013. All Rights Reserved.
GoBlog Wordpress Theme by GoBlog Themes
Dokter, untuk berobat hepatitis,apakah cukup ke dokter spesialis penyakit dalam saja atau lebih baik ke dokter SpPD dg sub spesialis penyakit hati (gastroentrohepatologi kalo tidak salah namanya ya dok)?
Keduanya bisa Bu, silahkan berkonsultasi langsung bagaimana rencana pengobatan dan monitor terapinya
Dok, saya di ketahui HBsAg + sejak tahun 2009, sudah diperiksa ke 2 kali selang 6 bulan, dan hasilnya tetap positif,tapi saya tidak ada gejala dan setelah di periksa ke dokter mengatakan saya tidak perlu di berikan obat,hanya vitamin saja. Tapi 1,5 bulan lalu mata dan badan saya menjadi kuning, mual dan muntah, setelah di periksa ke dokter penyakit dalam dan di cek lab, saya di berikan pengobatan lamivudine, sekarang keadaan saya jauh membaik, yang saya ingin tanyakan sampai kapan saya harus minum obat tersebut? Ada yg mengatakan harus di berikan seumur hidup ,apakah bener dok? Terima kasih
Pak Sunarto, lamivudin biasanya akan diberikan selama 12 bulan, tetapi akan dilakukan evaluasi. Jika diperkirakan resisten selama periode terapi akan diganti dengan antiviral lain. Ada sebuah penelitian yang menyimpulkan lamivudin bisa diberikan sampai 3 tahun untuk memperbaiki kerusakan liver yang sudah terjadi.
Dok SGOT (AST ): 46 U/1, SGPT (ALT): 52 U/1 untuk penderita hepatitis B sudah parah belum?
Dokter ibu saya penderita sirosis hati, HBV DNA virus terdeteksi 1.10 x 10^8, apakah ibu saya ada kesempatan buat sembuh (dengan anti virus), kalau tidak , kira kira berapa lama lagi kesempatan kami untuk bisa berkumpul (maaf dokter). Terima kasin
Pak Herry, kadar SGOT dan SGPT tidak bisa untuk menilai keparahan infeksi Hepatitis B. Perlu pemeriksaan pelengkap seperti USG abdomen, biopsi dan kadar HBV DNA untuk mengetahui tingkat keparahan
Pak Atok, jika sudah menjadi sirosis yang bisa dilakukan dokter adalah mencegah berlanjutnya sirosis menjadi lebih parah, salah satu caranya dengan mengeliminasi virus melalui pengobatan antivirus. Pengobatan tersebut diharapkan bisa mencegah kegagalan hati dan memperpanjang usia pasien. Pengobatan antiviral memang memberikan hasil yang lebih baik jika sebelum terjadi sirosis, saat sudah sirosis bisa untuk mencegah/memperlambat sirosis yang lebih berat. Sebaiknya sekeluarga dilakukan vaksinasi hepatitis B supaya tidak tertular terutama saat merawat ibu.
Dr, saya mau tanya. Apakah hepatitis B bisa sembuh total (HBsAgnya normal kembali)? Bagaimana cara menormalkan HBsAg yang positip? Mohon solusinya!
HBsAg bisa menjadi negatif kembali, bisa spontan atau perlu pengobatan antivirral tergantung kadar HBV DNA, SGOT, SGPT dan tingkat kerusakan liver.
Terimakasih dokter atas jawabannya. Untuk SGOT dan SGPTnya normal nilainya, HBeAg nya normal, HbSAg reaktip 9,85 . HBV DNA ya belum diperiksa. Apakah hepatitisnya parah? Makanan apa saja yg dilarang tuk dikonsumsi? Bisakah saya berobat ke dokter? Dan mohon alamat lengkap tempat dokter praktek. Terimakasih.
Dokter, saya kemarin cek lab HbSAg saya reaktif (15,36). Apakah Hepatitis saya sudah parah dok, mohon solusinya untuk pengobatan saya mengambil langkah-langkah bagaimana. Terimakasih
Mbak Ai Nur, sebaiknya menghindari obat-obatan yang memberatkan liver dan menghindari makanan berpengawet, pemanir dan perasa buatan. Hindari zat-zat toksin yang merusak liver seperti aflatoksin, pelarut cat dan zat kimia lain.
Pak Yayat, sebaiknya dilakukan pemeriksaan SGOT/SGPT, HBV DNA dan dilakukan USG abdomen. Perlu tidaknya terapi antivirus tergantung dengan hasil pemeriksaan tambahan tersebut.
Dear bu dr
Saya laki laki berumur 22 th, saya selama ini baru manyadari setelah ikut tes jabatan di kantor saya. Alhasil saya gugur di tes kesehatan dengan vonis hepatitis B. Saya langsung check up ke RS terdekat dengan hasil lab tanggal 24 oktober 2012
SGOT 31 SGPT 39 HBSAG (+) dan Anti HBS (-)
kemudian ada peningkatan di tanggal 24 November 2012
SGOT 33 SGPT 40 HBsAg masih (+)
Berdasarkan hasil tes lab tersebut apakah hepatitis tersebut mengalami perkembangan buruk atau tidak?
Saya sudah mengkonsumsi jelly g***t + sp******a sebulan ini.
Bagaimana agar fungsi hati saya tetap berjalan dg baik? Bagaimana solusi penyembuhannya sementara saya memiliki keterbatasan dana buat berobat. Mohon dijawab
Kondisi hepatitis bapak adalah hepatitis kronis. SGOT dan SGPT stabil normal. Perlu pengecekan HBeAg dan HBV DNA. Konsumsi jamu-jamuan dan obat-obatan harus dengan konsultasi dokter. Sebaiknya bapak menghindari pengawet, pemanis dan perasa buatan serta zat-zat yang memberatkan liver. Saya sarankan untuk mengkonsumsi makanan segar dan olahraga teratur.
Dok. Hari kamis kemarin kami melakukan cek up medical dan ternyata hasil cek up medical HbsAg saya 2000/hepatitis.
Yang saya tanyakan apakah hepatitis b yang saya derita sudah kronis?
Perlu pengecekan SGOT, SGPT, HBeAg, HBV DNA untuk lebih memastikan status hepatitis bapak. USG abdomen juga perlu dilakukan untuk melihat kondisi liver bapak.
Assalaamu’alaikum. wr. wb…Dokter, kami HbsAg positif, antiHbe-nya negatif dan SGOT SGPTnya normal tapi saya suka bengkak pada kaki dan sering merasa lemas sekali….boleh tidak saya minum lamivudin sama p*****a yang sekarang saya minum cuma p******a saja…Mohon kasih pencerahan dokter…..Semoga dokter sehat selalu ..Amiiin
Sebelum memutuskan terapi dengan lamivudin sebaiknya dicek HbeAg dan HBV DNA terlebih dahulu, sehingga manfaat terapi bisa diperkirakan. Kaki bengkak dan sering lemas sebaiknya ditelusuri lebih lanjut untuk dicari penyebabnya.
Dok, saya mau tanya waktu saya cek medical, Saya positif hepatitis B. Setelah saya cek di dokter lain. hasilnya sama (positif )dengan SGOT 19 SGPT 47. Apakah hepatitis saya sudah parah ?. Mohon di jawab….Wassalamu’alaikum
Hepatitis Bapak adalah hepatitis kronis. Perlu pemeriksaan HbeAg dan HBV DNA dan USG abdomen. Kontrol rutin laboratorium diperlukan untuk memantau perkembangan penyakit
Dok,saya mau tanya, hasil medical check up terakhir saya HbsAG (+) tapi Anti Hbs (+) juga. Setahu saya Anti Hbs (+) berarti saya sudah punya imunitas terhadap hepatitis dan saya memang telah divaksinasi hepatitis sebelumnya,tapi kok HbsAG (+) apa ini artinya saya menderita hepatitis? Mohon pencerahannya dok dan apa yang harus saya lakukan. Terima kasih
Pak Brahm, Anti Hbs (+) bisa terjadi pada pasien yang telah menderita hepatitis dan juga bisa pada orang paska imunisasi. Imunisasi bisa memberikan kekebalan jika titer Anti Hbs yang dibentuk tubuh mencapai kadar tertentu, jika kadar menurun perlu imunisasi ulang/booster. HbSAg (+) berarti bapak menderita hepatitis B. Silahkan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter penyakit dalam untuk penanganan lebih lanjut.
Dok, bagaimana cara penanggulangan jika sudah terdeteksi positif Hepatitis B?
Amankah mengkonsumsi obat-obat herbal?
Terima ksih atas infonya Dok.
Robianto
Tidak semua obat-obatan herbal aman untuk pasien hepatitis. Perlu monitoring berkala untuk perkembangan hepatitisnya.
Dok….
Jika HBV DNA virus terdeteksi 10^5 dan SGOT-SGPT normal, apa yang sebaiknya di lakukan?
untuk mengukur tingkat kronisnya Hepatitis B, apakah berdasarkan HBV DNA atau SGOT-SGPT?
Atas penjelasannya, kami ucapkan banyak terima kasih
Ranggo, AR
HBV DNA diukur untuk mengetahui apakah masuk dalam kondisi hepatitis B kronis atau sedang inaktif. SGOT-SGPT diukur untuk memastikan apakah memerlukan terapi antiviral atau tidak. Ada pengukuran HBeAg yang digunakan untuk menilai penularan ke orang lain. Jika HBV DNA 10^5 dan SGOT-SGPT normal maka merupakan hepatitis B kronis. Perlu monitor berkala tiap 6-12 bulan kemudian
Dok, saya penderita hepatitis B sejak 1996. Tahun 2002 dirawat di RS hingga 1 bulan + 1 bulan di rumah bedrest (total 2 bulan), saat itu SGOT mencapai 2000, bilirubin 6. Setelah 2 bulan kembali normal. Pada th 2006 kembali sakit sgot/sgpt sekitar 800an, dan saya kembali bedrest 1 bulan di rumah. Sejak saat itu saya diberi dokter pengobatan entecavir (Ba*****de) dan dikonsumsi selama 18 bulan. hasilnya memuaskan, hingga tahun 2012 aman, sgot & sgpt cukup stabil. Begitu juga HBV DNA tak terdeteksi. Tapi th 2012 agustus, kembali SGOT naik hingga 500 dan HBVDNA kembali muncul. Saat ini saya akan mulai dengan terapi obat Tenofovir (anjuran dokter) – vi**ad produk Gi**ad.
Pertanyaan : apakah dengan tenofovir itu bisa sembuh total, dan apakah tenofovir akan saya konsumsi terus? Mengingat harga tenofovir Vi**ad cukup mahal, apakah saya bisa pakai persamaannya yakni produk Ki*** Fa*** yg ternyata jauh lebih murah (Vi***m).
Terimakasih
Pak Endro, tenofovir adalah obat terbaru. Seperti halnya antivirus hepatitis B yang lain bisa juga muncul resistensi, tetapi karena masih baru kadar resistensinya sangat kecil. Silahkan bapak berkomunikasi dengan dokter yang merawat mengenai masalah biaya dan meminta ganti dengan produk dalam negeri yang lebih terjangkau. Kami dokter tidak akan keberatan jika pasien meminta produk generik atau produk dalam negeri yang lebih murah. Lebih baik berkomunikasi didepan daripada terputus pengobatannya
Dok, beberapa hari lalu saya cek HBsAg dan Anti HBs. Hasilnya HBsAg (-) dan Anti HBs (+ 8,7) tetapi belum melakukan vaksin hepatitis B. Yang ingin saya tanyakan apakah betul jika hasil Anti HBs positif tetapi belum melakukan vaksin itu sebelumnya pernah terjangkit hepatitis B? Apakah saya harus vaksin apa tidak jika hasil Anti HBs saya sudah positif walau titernya kecil?
Terima kasih.
HBsAg (-) dan AntiHBs(+) bisa pada penderita hepatitis B yang sudah sembuh atau orang setelah divaksin. Kemungkinan Faiz sudah divaksin saat bayi akan tetapi titer antiHBs sudah mulai menurun dan memerlukan booster untuk meningkatkan kekebalan
Dokter, hasil tes LAB saya :
HbsAg : reaktif indeks 5562.85 (jika non reaktif adalah indeksnya 1 )
Hasil itu maksudnya bagaimana ya Dok? Apa saya dikatakan terkena hepatitis B tetapi dalam kondisi virus tidur ?
AntiHBS : negatif
Mohon bantuan penjelasannnya. Terima kasih banyak
Bu Alfie, ibu menderita hepatitis B. Untuk mengetahui virus kondisi tidur atau aktif harus dilakukan pemeriksaan tambahan seperti SGOT/SGPT, HBeAg dan HBV DNA.
Dok, sekitar 5 tahun lalu saya dinyatakan HbsAg (+)2000, tetapi saya merasa sehat saja. Sejak itu saya tidak pernah cek lagi karena saya tidak ada gejala. Cara mudah mengetahui sembuh tidaknya bagaimana dok?
Assalaamu’alaikum wr.wb dokter, kakak saya menderita hepatitis B kronis, kami bingung jenis makanan apa saja sebetulnya yang diperbolehkan, karena banyak pantangan, badannya jadi kurus. Menu sehari-hari yang boleh apa saja? Kemudian makanan selingannya apa saja? Jenis susu yg boleh dikonsumsi susu apa?
Terima kasih sebelumnya bu dokter, semoga dilimpahkan sehat dan berkah selalu.
Amien, terima kasih atas doanya. Bu Siti, tidak banyak kok pantangan untuk pasien hepatitis kronis. Diet yang seimbang sangat disarankan. Sebaiknya mengkonsumsi banyak buah dan sayuran, mengurangi lemak dan junk food. Stop alkohol dan merokok. Makanan sebaiknya yang alami/natural, tidak banyak tambahan bahan pengawet. Cukup minum (8-10 gelas/hr). Susu yang dapat dikonsumsi adalah susu yang khusus untuk penderita gangguan hati, bisa diperoleh di apotek-apotek terdekat.
Dok, saya sempat masuk rumah sakit hampir satu minggu. Ternyata saya didiagnosa hepatitis B, Hbs Ag positif tapi SGOT dan SGPT normal. SGOT = 13 dan SGPT = 20. Apakah kategori hepatitis saya parah dok? Sampai sekarang badan saya sering masih lemas.
Dokter yang terhormat,
Terima kasih atas tanya-jawabnya bisa menambah pengetahuan
Cuma masih ada yg menganjal, mengapa/seberapa menularkah ke istri sebab sudah 10 th-an terdeteksi hepatitis B, dan terdeteksi HbsAg reaktif setahun yang lalu, hasil lab. saya (sgot,sgpt,direk Bill.& total Bill.-usg) normal semua
Sekali lagi terima kasih atas jawabannya
Assalaamu’alaikum dok. Dok saya mempunyai istri dengan Hepatitis b kronik. Saya melakukan tes HBsAg dan vaksinasi Hep B. Alhamdulillah HBsAgnya negatif dan antiHBs saya 266,6 mlu/ml. Apakah saya perlu booster dan apa bisa tertular dari istri saya dok? Terima kasih
Dok, HBsAG saya positif (11.95) dan anti HBs negative (<5). Hasil USGabdomen semua organ bagus.
Apakah hepatitis saya parah dan apakah bisa menular di tempat kerja? Saya kerja menggunakan komputer, bukan benda tajam.
Terima kasih
Selamat siang Dokter yang baik… informasinya sangat membantu, Tuhan membalas budi baik Dokter, amin..
Perkenalan saya Anita, usia 31 th. Saya sudah mengetahui saya kena Hepatitis B sejak 2010 saat mengantar kakak perempuan saya dan ternyata mama dan kakak perempuan saya hepatitis B semua. Dok, saya sudah check SGOT 18, SGPT 11 (per awal april 2013), HBeAg non reaktif indeks : 0.347, Anti HBe : reaktif indeks : 0.01, pernah USG kira-kira satu tahun lalu dan hasil baik. Saya belum pernah test HBV DNA. Terakhir awal bulan kemarin saya menemui Dokter internist, tetapi berhubung ybs sangat banyak pasiennya-jadi terkesan diburu-buru dan pasien tidak bisa tanya lebih lanjut, saya sampai lupa pada beberapa pertanyaan ini:
1. Saya baru-baru ini sekitar 20 harian jika BAB selalu seperti bubur dan bau sangat busuk. Saya tidak berani minum obat apa-apa Dok. Karena pernah minum obat diare bio**ar — saya mengalami sakit di tulang belakang saya–linu. Jadi saya tidak minum lagi. Apakah diare saya ini karena hepatitis B saya Dok? Saya tahu positif Hepatitis B sejak 2010 dan saya tidak pernah BAB bubur seperti ini. Saya suka makan pedas (cabe 2)
2. Saya sering merasa payah pada daerah punggung (tulang belakang) apakah ini petanda buruk Dok?
3. Apakah benar, jika SGOT dan SGPT normal, meskipun HBV DNA >20.000, maka tetap TIDAK BOLEH menjalani terapi interferon? krn akan malah memperburuk kondisi. Acuan terapi di berikan jika SGPT dan SGOT tinggi saja?
Terimakasih banyak Bu Dokter… Tuhan memberkati Ibu dan Keluarga, amin.